Showing posts with label Knowledge - Wine. Show all posts

Ucapanmu Doamu Kehidupanmu

Don't Play With Your Mind. Kata-kata tersebut memiliki arti yang sama dengan kalimat berikut.

Anda akan menjadi apa yang Anda pikirkan.

Beberapa teman yang saya kenal dengan mudahnya mereka merefleksikan diri mereka dengan hal-hal yang negatif, yang dimana sangat besar kemungkinannya hal negatif tersebut akan menjadikan diri nya se-negatif apa yang dipikirkan.

Kenegatifan ini sering disebut dengan istilah MINDER.

Bagaimana bisa menjadi pribadi yang berkembang jika diri sendiri saja tidak yakin dirinya dapat berkembang ?

Ga perlu banyak meminta orang lain untuk berubah, cukup ubah diri sendiri.
Ngga perlu minta orang lain berubah, cukup tunjukkan perubahan apa yang bisa anda tunjukkan.

Saya bukanlah manusia sempurna tapi saya yakin setiap manusia tercipta dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing. Daripada bersusah-susah untuk menutupi kekurangan, bukannya lebih baik kita mempertajam kelebihan yang kita miliki ..? Seperti nya cara seperti itu lebih mudah dan lebih menyenangkan untuk dilakukan.

Cara Memilih Wine Sesuai Keinginan



Dikarenakan saya posting ini di malam hari, maka saya akan mengucapkan selamat malam.

Sudah lama sekali saya tidak share pengalaman saya tentang wine di blog ini. Sudah pasti rutinitas sehari-hari yang membuat saya tersendat untuk membuat postingan demi postingan setiap harinya. Kebetulan mood saya lagi bagus, soalnya baru selesai liburan dari kampung halaman, hehe....! 

Well, back to the topic.
Banyak orang yang saya kenal dalam keseharian saya, sangat enggan untuk meminum wine dikarenakan banyak orang beranggapan kalo wine itu sudah pasti rasanya tidak enak a.k.a sepet. Apalagi dengan budaya orang-orang Indonesia yang memang lebih banyak meminum minuman berasa manis. Ya memang saya pun mengakui kalo wine itu rasanya sepet, TAPI tidak semua wine. Biasanya Red Wine lah yang memiliki rasa sepet seperti itu, dikarenakan kulit dan biji pada anggurnya pun ikut dalam proses pembuatannya. Itulah sebabnya Red Wine terasa sepet.

Tapi jangan khawatir teman-teman, tidak semua wine memiliki rasa sepet seperti yang saya jelaskan barusan. Ada beberapa wine yang memiliki rasa manis dan sudah pasti kalo yang namanya orang Indonesia pasti lebih suka dengan minuman manis dibandingkan yang sepet. Berikut akan saya berikan tips-tips untuk memilih wine-wine yang manis.

Berbeda dengan negara penghasil wine yang lain, Jerman adalah salah satu negara penghasil wine yang mengkelompokkan jenis-jenis wine mereka dari tingkat manisnya / tingkat glukosa di dalam wine tersebut. Oleh karena itu, jika anda ingin mencicipi sebotol wine yang memiliki rasa manis, wine dari jerman bisa menjadi pilihan yang tepat. Salah satu contoh wine yang dihasilkan dari Jerman dan sering ditemukan di Cafe atau Restaurant Indonesia adalah Madonna Valckenberg Kabinett, Madonna Valckenberg Auslese, Madonna Valckenberg Spatlese. Dari ketiga wine tersebut, wine yang paling manis adalah auslese lalu spatlese dan yang paling dry adalah kabinett, tetapi tingkat dry dari wine Jerman sendiri tidak terlalu sepet jadi mungkin masih tetap bisa menjadi pilihan untuk menjadi minuman jamuan untuk tamu-tamu penting anda.

Selain daripada wine dari Jerman mungkin saya ada 1 jenis wine yang bisa menjadi minuman favorit anda jika anda ingin mengorder wine tetapi yang memiliki rasa manis. Wine tersebut bernama Balbi Soprani Moscato D'Asti. Wine ini berasal dari Italy yang terbuat dari jenis grape Muscat. Nah, Muscat adalah salah satu jenis grape yang memiliki tingkat glukosa cukup tinggi. Oleh karena itu, setiap wine yang dibuat dari grape Muscat sudah pasti wine tersebut memiliki rasa manis yang cukup dominan.

Satu hal yang harus anda hindari jika anda hendak meminum wine yang berkarakteristik manis, jangan minum wine-wine manis tersebut terlalu banyak. Hal tersebut dikarenakan kandungan alkohol pada wine-wine manis tersebut cukup tinggi sehingga jika anda meminum dengan dosis yang sangat banyak, besar kemungkinannya anda akan mabok. Apalagi jika anda membawa kendaraan, lebih baik wine tersebut anda take away / dibawa pulang dan diminum di rumah, jadi lebih aman minumnya :D.

Mungkin dengan penjelasan saya kali ini, teman-teman yang ingin mencoba wine bisa memulai dengan wine-wine yang berasa manis terlebih dahulu agar lidahnya ngga kaget kalo dikasih wine yang lebih dry :D. Mudah-mudahan postingan ini dapat membantu teman-teman untuk memilih dan menemukan wine yang anda inginkan.

Indahnya Berbagi.

Fredickson
12 January 2014

Karakterisrik Setiap Jenis Grape


Selamat bertemu lagi dengan saya teman-teman. Maaf sudah lama saya tidak lagi mengupdate blog saya tercinta ini.

Di kesempatan saya kali ini saya coba untuk memberikan sebuah gambar yang menjelaskan karakteristik dari setiap grape. Memang tidak semua grape ada di gambar tersebut, tapi at least grape-grape yang familiar di telinga kita ada di gambar tersebut.

Pada gambar tersebut, wine dikelompokkan berdasarkan karakteristik dari tingkat yang paling pahit hingga yang paling manis. 

Jika ada pertanyaan untuk gambar tersebut silahkan tinggalkan pada kotak komentar. Terima kasih

Indahnya Berbagi.
24 December 2013

- Copyright © Fredickson -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -